Tuesday, May 20, 2008

Bakso



Bikin bakso seharusnya sih gak susah, cuman saya bingung aja gitu, kok rasanya sering agak aneh gitu. Bukan aneh sih, tapi gak sama dengan yang beli di supermarket asia. Setelah saya teliti bungkus bakso-beli-jadi, ternyata banyak sekali bahan-bahan yang mereka pakai, yang saya gak tau itu apa fungsinya, seperti taste stabilizer dan bahan-bahan yang dimulai dari huruf E. Apa karena itukah rasa bakso jadi lebih enak daripada rasa yang asli daging dan tepung tok?

Biasanya bakso pakai tepung tapioca. Tapi karena tepung tapioca saya kapan hari kok seperti rasa basi, ya udah saya pakai tepung kentang. Toh, bakso yang kita beli di supermarket, menggunakan bahan dasar tepung kentang. Dan karena pencincang daging saya gak oke, ya jadinya tekstur bakso saya kurang halus deh tuh...

Untuk pembuatan bakso ini, saya pakai bahan sebagai berikut:
  • 50 gr Tepung Kentang
  • 400 gr daging sapi cincang
  • 2 telur rebus
  • 3 telur mentah
  • 4 siung bawang putih hancurkan
  • 1 blok maggi/knor sapi
  • garam
  • merica
  • 2 sdt baking soda
Cara:
  1. Haluskan semua bahan (kecuali telur rebus) sampai benar-benar halus (tergantung mixer yang anda punya, punya saya susah halusnya. Sebaiknya, bahan-bahan dihaluskan secara terpisah).
  2. bentuk bulat dengan tangan, gunakan sarung tangan agar tekstur lebih lembut. Bila adonan terlalu lengket, taburi tangan anda dengan tepung.
  3. Untuk bakso yang ada telurnya, caranya mudah, tutup saja telur dengan adonan, dikepal-kepal dengan tangan.
  4. kukus adonan bakso hingga matang (saya lebih senang mengukus daripada merebus adonan bakso, karena dengan begini meminimalkan resiko adonan buyar ketika direbus).

Saturday, April 19, 2008

Nasi Tim Ayam


Resep, saya nyontek dari sini. Saya dulu banget udah pernah bikin juga. Hasilnya enak deh. Tapi kali ini, saya ganti pakai jamur shitake, karena saya gak punya jamur merang. Dan saya tambahkan setengah telur asin rebus di tiap mangkoknya (ditaruh pertama sebelum taruh daging dan nasi). Nah, kalau begini, namanya Nasi Tim Ayam Gasibu, dulu waktu awal-awal tinggal di Bandung, demen banget makan nasi tim ini. Deket sih dari kampus Dipatiukur bandung. Dulu, sepiringnya Rp 1500 (atau Rp 3000 ya, lupa!), itu aja buat anak kost udah mahal banget kan yah, sekarang berapaan ya? Jadi inget, dulu jaman kuliah, kita kerjanya makaaan melulu kalau lagi jeda kuliah. Buset deh kita emang...MARUK!

Tuesday, February 12, 2008

Ayam Panggang Madu


Resep diambil dari suatu koran gratisan yang terbit di Paris. Di resep asli, manggang dilakukan selama 8 menit saja, saya melakukannya selama 30 menit, karena kalau 8 menit kok gak matang ya. Hidangan ini dimaksudkan untuk kudapan selama minum-minum alcohol bersama teman. Tapi kalau saya, ya sebagai teman makan nasi dong! Enak!!!

Bahan:
  • Ayam 300 gr
  • 2 sdm Madu
  • 3 sdm kecap asin
  • 1 sdm hoisin
  • 1 sdm wine beras (saya pakai sake untuk masak. Kalau nggak ada, gunakan cuka xeres).

Cara:
  1. Potong ayam, rendam dalam saus, selama 2 jam di dalam lemari es (tutup tatakan dengan plastik microwave).
  2. Tiriskan dari saus (saya gak pakai tahap ini)
  3. Panggang dalam oven 180°C selama 30 menit.

Thursday, February 7, 2008

Bubur Ayam




Akhirnya kesampaian juga bikin bubur yang ada cakwenya (a.k.a bubur ayam Cina, karena saya gak suka bubur ayam Sundanya Mang Oyo, yang difans-in banyak orang ketika saya masih tinggal di Bandung, entah deh, sekarang masih gak sih banyak penggemarnya?).


Untuk bikin buburnya sendiri, saya bikin dengan cara meerebus beras ketan 1,5 cup dengan menggunakan air kaldu ayam. Air kaldu ayamnya sendiri adalah air sisa merebus ayam sebagai lauk bubur, dengan ukuran hampir 5 kali ukuran beras ketannya (kurang lebih). Pada air kaldu, saya tambahkan sedikit banget bubuk jahe.


Saya merebus beras ketan cukup lama, hingga berasnya jadi buburlah. Selama merebus, kadang bubur terlalu kering, untuk mentatasinya, saya tambahkan sedikit air, dan lihat apakah konsentrasi bubur sudah didapat. Kalau kebanyakan air, yah, terpaksa ngerebusnya agak lamaan, biar kering. Gampang khan? Dulu saya gak tau gimana caranya bikin bubur yang rada lembek, selalu aja masih jadi nasi... Tapi ternyata yah, rahasianya ada di beras ketannya. Kesalahan saya dahulu, saya pakai nasi biasa, yang kadang-kadang kan emang kering gitu sifatnya.

Pelengkap:


  • Cakwe yang saya bikin sendiri. Saya belum menemukan resep cakwe yang ideal, yang saya pakai ini hasilnya biasa aja, malah kalau ngegilingnya ketipisan jadi kayak pangsit, haha - gemblung banget deh gue, dan dulu gue pernah bikin juga pakai resep yang sama, yah, hasilnya malah kayak roti goreng, gak membal kayak cakwe pada umumnya. Tapi saya gak punya pilihan lain, hanya resep ini yang saya pakao terus karena hanya inilah resep yang bahannya gampang ditemukan. Kalau resep lain, sering mensyaratkan amoniak (atau apalah) sebagai bahan tambahan, entah itu bagus atau tidak untuk kesehatan. Nah bikin cakwe kali ini, rada lumayan sih, bentuk dan rasa mendekati cakwe, saya pikir, ini karena kali ini, saya menggunakan yeast yang segar, beli di toko roti.

  • Daun bawang

  • Bawang Goreng

  • Ayam goreng suwir

  • Kecap Asin (saya gak suka pakai kecap manis, ya karena alasan itulah: kecap manis kan bubur ayam Sunda? Begitu juga, saya tidak pakai kuah kuning, karena saya ngerasanya kurang nyatu sama rasa bubur ayam Cina).

  • Merica

  • Sambal

  • Seledri (sayang, gak punya)

Kapan-kapan deh postingan ini saya update lagi, tentang resep cakwe yang saya coba ini. Sekarang saya lagi sibuk banget, gak bisa lama-lama ngenet.

Friday, January 18, 2008

Tumis Kacang Kapri dengan Saus Tiram


Resep diambil dari nova online, tapi saya gak pakai kaldu ayam bubuk, dan untuk angciu, saya pakai cuka sherry, dan untuk dagingnya, saya pakai daging sapi.. Minyak untuk menumis, saya pakai peanut oil.
Ini di bawah saya copy paste aja.. lagi males ngetik..hehe. 450 gr ayam fillet, iris-iris

  • 200 gr kapri
  • 5 siung bawang putih, cincang halus
  • 3 sdm angciu
  • 3 sdm kecap asin
  • 3 sdm saus tiram
  • 1 sdt minyak wijen
  • 1 sdt lada bubuk
  • 75 ml air kaldu
  • 2 sdt maizena, larutkan dengan sedikit air
  • 3 sdm minyak goreng

Cara:
  1. Panaskan minyak goreng, tumis bawang putih sampai harum dan matang.
  2. Masukkan irisan ayam, aduk-aduk sampai ayam berubah warna.
  3. Bubuhkan angciu, kecap asin, saus tiram, minyak wijen, garam, lada, dan tuang air kaldu. Masak sampai ayam matang.
  4. Masukkan kapri, aduk rata. Tuang larutan maizena, aduk-aduk sampai kuah mengental. Setelah mendidih, angkat.

Monday, January 7, 2008

Kapri Saus Tiram


Resep diambil dari nova online, tapi saya gak pakai kaldu ayam bubuk, dan untuk angciu, saya pakai cuka sherry, dan untuk dagingnya, saya pakai daging sapi.. Minyak untuk menumis, saya pakai peanut oil.

Sunday, January 6, 2008

Mie Goreng Pedas China


Kepengen bikin mie goreng, yang rasanya Zhong Guo sekali. Liat di buku resep "Palais Chinois" terbitan Hachette, untungnya bumbu-bumbunya (saus kecap) ada semua, kecuali saus sayur apa gitu yang gak ada. Sayangnya, bahan-bahan yang ada juga hanya mie telurnya doang yang ada. Tapi gak masalah, di lemari es, banyak bahan yang harus dihabisin sebelum busuk.
Takaran dan bahan sudah banyak yang dimodif.
  • 1 sdt bubuk jahe
  • 5 jamur kancing yang diiris
  • 7 tomat cherry belah dua
  • 3 telur kocok kasar
  • 3 siung bawang putih digeprak dan dipotong-potong
  • 2 sdm cuka sherry
  • 2 sdm minyak arachid
  • 4 sdm kecap asin
  • 1 sdm gula
  • garam
  • merica
  • 2 cabai
  • 1 sdt minyak wijen
  • daun bawang diiris tipis dan bawang goreng untuk taburan
  • 200 gram mie telur yang basah

    1. panaskan minyak arachid dalam
    2. penggorengan, gunakan api kecil
    3. masukkan jamur kancing
    4. sementara itu rebus mie di dalam air banyak yang diberi garam sampai matang, tiriskan
    5. Masukkan telur kocok ke dalam penggorengan berisi jamur, aduh hingga matang telurnya
    6. masukkan bubuk jahe, bawang dan cabai, masak hingga layu kemudian tambahkan tomat.
    7. masukkan mie, aduk rata, kemudian tambahkan cuka sherry, kecap asin, dan gula, aduk rata
    8. tambahkan minyak wijen, taburkan irisan daun bawang, aduk.
    9. Tarik dari api, hidangkan dengan taburan bawang goreng.

Thursday, August 30, 2007

Huîtres à l'asiatique (oyster cara asia)



Orang-orang Perancis senang betul makan oyster mentah. Oyster mentah ini dihidangkan sebagai makanan pembuka, dan diseruput dari kerangnya begitu saja.

Ketika kami kemarin ke Normandie, kami sempatkan diri beli oyster untuk makan di rumah, walaupun kami tau, kalau oyster Normandie masih kalah enak dengan oyster Bretagne. Konon, oyester yang datang dari daerah Bretagne adalah oyster yang terbaik di dunia.

Bosen makan oyster (huître) mentah, à la Perancis, maka ketika kami kemarin membeli oyster lokal Normandie, saya memasak sebagian darinya. Dan tentu saja, sebagian lagi kami makan dengan cara mentah.

Resep diambil dari Tout Vapeur (marabout, 2006). Seperti biasa, pasti ada modifnya. Yalah... kalo nggak kan tinggal beli aja bukunya, gak usah saya share di sini... hehehe..Resep ini cocok untuk hidangan pembuka

Bahan:
  • 12 oyster
  • 2 siung bawang putih cincang kecil-kecil
  • 1 sdt jahe bubuk
  • 2 bawang bombay cincang dadu
  • 2 sdm kecap jepang (saya pakai jauh lebih banyak dari itu, karena suka dengan rasanya)
  • 3 sdm minyak arachide (saya pakai minyak goreng biasa, karena waktu itu gak punya)
  • daun ketumbar (saya ganti dengan irisan daun basilic)

Cara:
  1. Letakan kertas sulfur (kertas roti) di atas keranjang kukusan. Buka oyster, (masih dengan rumahnya) letakan di atas kertas.
  2. Campur bawang putih dengan jahe, bawang bombay, kemudian letakkan di atas oyster. Teteskan kecap di atas semua oyster. Kukus oyster selama 2 menit, di atas air yang hampir mendidih.
  3. Panaskan minyak di dalam panci, sampai keluar asapnya. Teteskan di atas oyster. Bubuhkan daun ketumbar (basilic).
  4. Hidangkan.

Ngomong-ngomong, bahasa indonesianya oyster apaan ya?

Saturday, August 4, 2007

BEBEK & TOGE GORENG XERES


Sengaja beli toge karena udah lama gak makan sayur. Maunya beli kangkung, tapi toko asianya tutup, biasa bulan Agustus, liburan national tahunan kalau di Perancis. Duh sebetulnya sebel banget deh sama bulan Agustus kalau di sini. Sepi banget, dan banyak toko yang tutup karena orang-orangnya pada sibuk liburan. Cuman supermarket aja yang buka. Heks.. gak sabar rasanya pengen cepet-cepet tahun ajaran baru dimulai biar rame lagi dan ada kegiatan baru.

Bahan:
  • 1 sdm tepung maizena
  • 200 gr daging bebek, potong atau iris tipis
  • 100 gr toge
  • 4 buah jamur kancing (champignon de paris) yang agak besar, diiris tipis
  • 1 bawang bombay iris tipis
  • 2 siung bawang putih digeprak kemudian dipotong-potong
  • 2 sdm kecap asin
  • 1,5 sdm cuka xérès (Cuka ini adalah cuka andalusia-spanyol, tapi gak tau di spanyol apa namanya. Kalau di Ingris namanya Sherry. Rasanya menurut saya mirip dengan cuka apel, mungkin bisa diganti dengan cuka apel kalau gak punya)
  • merica
  • cabai diiris atau dipotong, jumlahnya sesuai selera

Cara:
  1. dalam mangkok, maizena, masukkan potongan bebek, kecap asin, bawang putih dan bombay, aduk rata, diamkan selama 10 menit.
  2. Panaskan penggorengan dengan sedikit minyak, isi mangkuk bebek tadi ke dalamnya, goreng hingga sedikit matang.
  3. masukkan jamur, masak hingga jamur rada layu.
  4. masukkan toge, goreng hingga agak layu.
  5. beri merica secukupnya, dirasai apa yang kurang.
  6. masukkan cabai.
Oh ya, sebetulnya saya gak terlalu suka toge (sayur). Tapi untungnya cuka xérès ini nutupin rasa togenya. Tra la la tri li li, seneng aja kalau makan sayur tapi kurang berasa anyepnya.

Friday, July 20, 2007

AYAM SHANGHAINYA MBAK WIDYA

Terimakasih untuk mbak Widya, yang sudah menampilkan resep ayam ini di blognya. Resepnya muantap tenan loh. Saya baru tau ada chicken shanghai model gini, dan ini asli, rasanya nendang banget. Resep silahkan liat di situsnya mbak yang saya link di atas.

Saya praktekinnya begini:
  1. Gak punya bawang bombay, lupa beli, jadi pakai bawang merah (ya ampun.... sejak kapan makanan cina gak pake bawang bombay.. oon deh!).
  2. Saya pakai kecap wochester merek Heinz (ini kecap inggris gak sih?)
  3. Saus Barbeque saya ganti dengan saus jepang, saya lupa ini saus jepang, jenis saus barbeque juga atau bukan.. soalnya bungkusnya udah yang ada bahasa inggrisnya, udah saya buang (wheny, maya.. kalau baca postingan resep ini, tolong dong terjemahin..hehehe!).
  4. Ayam yang sudah diungkep tepung, saya goreng dalam minyak banyak.

Hasilnya yah, rasanya rada-rada barat daripada asia sih ya..hihihi.. padahal saus jepangnya kuat banget loh rasanya... Tapi asli nendang banget, thanks sekali lagi ya.

Wednesday, July 18, 2007

AMPLOP ISI UDANG DAN AYAM


Eh ini resep loh, bukan amplop betulan... Ini resep karang-karang aja sih, kemaren-kemaren beli kulit lumpia di toko asia, pengen bikin lumpia semarang, tapi gak ada tuh yang jualan kulit yang pas...Adanya juga yang kecil amat ukurannya. Cuman bisa dibikin amplop aja dah tuh... sebal deh...(gak puas gitu loh ngelahapnya kok imut-imut sekali!). Bahan-bahan yang dipakai pun yang lagi punya aja deh... Gak pake takar-takaran, karena demi mengalir dengan sendirinya. Begini ceritanya:

Bahan Isi:

Bumbu, Blender:
  • Bawang Putih dan Merah (saya selalu pakai perbandingan 1:2)
  • Merica
  • Garam

Hancurkan bersama-sama dalam blender:
  • Fillet Ayam
  • Udang kecil-kecil (saya beli kalengan)
  • Rebung (kalengan juga)
  • Daun Bawang
  • Ebi Kering
  • Kecap Manis
  • Telur
Cara:
  1. Tumis bumbu halus, kemudian masukkan adonan udang dan ayam, kasih garam dan merica, tambahkah kecap manis. Sisihkan hingga dingin.
  2. Ambil selembar kulit lumpia, sendokan isi (satu sendok teh), letakkan di tengah kulit, bungkus seperti model amplop. Lakukan pada sisa kulit lumpia hingga isi habis (terus terang saya paling males deh bikin bentuk-bentuk gini, pengennya langsung makan aja, kontan bentuknya gak keru-keruan deh tuh!).
  3. Goreng dalam minyak banyak.

Hidangkan segera, dengan sambal apa aja suka-suka. Hehehe... Saya waktu itu makan dengan saus yang kira-kira begini caranya:
Bawang putih bubuk, cabe halus, gula jawa direbus bersama dengan air, hingga gula hancur.
Masukkan ke dalamnya, tepung maizena yang sudah dilarutkan dengan sedikit air, aduk, masak hingga saus kental.


UPDATE tanggal 18 Juli 2007
Saya beli deh tuh kulit lumpia vietnam yang di congelée (beku),

trus bikin ulang, dan hasilnya ya seperti ini deh.....(lebih mirip lumpia deh pokoke...):