Thursday, May 29, 2008

Salad Udang dan Jeruk


Resepnya ngintip buku 250 resep masakan Thai. Harusnya pakai jeruk bali, tapi karena gak ada jeruk bali, ya pakainya grape fruit atau pamplemousse. Hasilnya sih enak, cuman pakai jeruk bali kali hasilnya lebih maksimal ya, karena pamplemousse ini terlalu berair.

Bahan:

  • 400 gr udang, rebus
  • 3 pamplemousse (jeruk bali), ambil dagingnya, buang lapisan kulit putihnya
  • 1 sdm kelapa parut
  • 4 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdm gula
  • 1 sdt garam
  • 2 sdm jus jeruk nipis
  • 1 sdm kacang tanah bakar
  • irisan daun koriander untuk taburan
  • 2 cabai iris tipis
Cara:
  1. Bakar (sangrai) kelapa parut bersamaan dengan jeruk bali
  2. Haluskan bawang merah dan bawang putih.
  3. Dalam mangkok besar, campurkan semua bahan, aduk rata.

Sunday, May 18, 2008

Udang Bakar



Ide resep boleh nyontek di buku Thai Food terbitan Periplus, semua sudah dimodifikasi dengan kemauan yang masak. Cepat, mudah, enak, siapa yang gak mau? Cuman udang (gambas) segede kepalan tangan gini mahual ya bo, kalo di Perancis. Bersukur deh yang tinggal di perairan tropical...udang beginian kali gak semahal kalau beli di Eropa.

Bahan:
  • 6 Udang besar
  • merica
  • garam
  • air jeruk nipis

Saus:
  • 2 cabai merah iris
  • 2 siung bawang putih iris tipis
  • 2 sdm Saus tiram
  • 1 sdm Kecap ikan
  • 1 cangkir air
  • 1 lembar daun jeruk purut
  • 1 sdt tepung maizena yang dilarutkan dengan sebagian dari secangkir air tadi
  • 1 sdm minyak goreng

Cara:
  1. Taburkan garam dan merica serta air jeruk nipis ke atas udang, diamkan selama setengah jam.
  2. Panaskan penggorengan untuk membakar, dan bakar udang hingga matang.
  3. Sementara itu, buatlah sausnya. Tumis dengan minyak goreng, cabai merah dan bawang putih. Tambahkan satu lembar daun jeruk purut.
  4. Masukkan saus tiram dan kecap ikan, aduk rata, tambahkan air dan tepung maizena.
  5. Aduk hingga rata, masak hingga saus mengental.
  6. Tuangkan ke atas udang, dan siap dihidangkan.

Saturday, March 22, 2008

Banana Blossom and Chicken Curry


Gabungan antara masakan Indonesia dan Thailand, karena saya lagi maruk, lagi kepengen makan dua-duanya, hehe. Hasilnya enak, gak percaya? cobain aja! (Buset, kata-kata gue persis banget kayak majalah kartini atau pertiwi tahun 80-an...hehehe). Kata Ibuku tercinta, gak semua bunga pisang bisa dipakai buat sayur. Katanya sih, mendingan direbus dulu, kalau rasanya pahit, ya jangan dipakai makanan, mending dipakai hiasan aja kali yee (buset, buat hiasan konde?!!!).

Bahan:
  • 1 sdm bumbu hijau thai*
  • 1 jantung pisang, dipotong-potong, direbus dan ditiriskan (kalau saya, pakai juga bagian yang merahnya, abis ukurannya mini amat, kalau pakai putihnya aja, ya cuman dapet secuil deh)
  • 1 sdt kunyit
  • 1 sdt kayu manis/cinnamon/cannelle
  • 1 sdt laos/galanga
  • 1 sdt biji koriander halus
  • 1 sdt sereh bubuk
  • 1 jahe bubuk
  • 1 pala bubuk
  • 1 kapulaga/cardamome bubuk
  • minyak goreng untuk numis
  • garam
  • merica
  • 150 gr filet ayam dipotong-potong
  • 30 gr buncis
  • 400 ml santan kental
  • daun koriander dan bawang goreng untuk taburan
Cara:
  1. Tumis bumbu hijau thai sampai harum baunya.
  2. Masukkan daging ayam, dan bumbu lain, hingga ayam matang.
  3. Tambahkan santan, buncis dan daun pisang, beri garam dan merica.
  4. Masak hingga sayuran matang.
  5. Hidangkan dengan taburan daun koriander dan bawang goreng.

*Bumbu Hijau Thai adalah campuran dari serai, terasi, cabai hijau, laos, bubuk jinten, biji ketumbar bakar, daun jeruk purut, bawang putih, bawang merah, dan garam yang dihaluskan.

Monday, March 17, 2008

Salad Teri dan Jantung Pisang

Pengen banget ngegunain jantung pisang kalengan yang saya punya sejak lama (yoi, emang demen nyetok makanan, hehe). Akhirnya dapet ide dari buku resep 250 Recettes Thailandaises, Salad, yang pakai bahan ini. Tapi saya tambahin teri yang juga harus segera digunakan, kalau gak mau kelewat batas tanggal kadaluarsa, dan juga metode saya rombak, dan tentu saja takaran saya sesuaikan dengan kemauan independent saya sendiri (walah!).

Di resep asli, jantung pisang yang dipakai bukan kalengan. Kacang yang dipakai bukan kacang mede, melainkan kacang tanah (saya gak punya). Kemudian bawang-bawangan diiris tipis, pakai santan cair, dan kelapa parut disangrai tersendiri. Gula pasir ditaburkan pada tahap akhir. Itu semua, tidak saya lakukan, namun saya melakukannya sebagai berikut:

Bahan:
  • 2 kaleng jantung pisang (280gr), buang airnya, potong bagian tengah dari bunga pisang (menyerupai sumbunya). Potong memanjang (harusnya bisa dipotong lebih tipis ya, tapi saya udah keburu laper dan males). Taburi sari jeruk nipis di seluruh permukaannya.
  • 2 cabai merah, iris tipis-tipis
  • 1 genggam ebi kering, rendam dengan air panas, tiriskan
  • 1 genggam kacang mede goreng (tanpa garam)
  • 70 gr teri kecil (Medan kali ye)
  • 3 sdm kelapa parut (kering)
  • 2 sdm gula pasir
  • 1 sdm saus ikan
  • 1 buah sari jeruk nipis (atau sesuka hati, karena ada orang yang suka asam, ada yang nggak)
  • air secukupnya (kira-kira 200 ml)


Haluskan kemudian goreng tanpa minyak:
  • 3 siung bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 1 siung oignon blanc (gak ada di resep asli, iseng aja ditambahin karena ada surplus)

Cara:
  1. dalam mangkok besar, masukkan semua bahan, kecuali kelapa parut, teri, air dan gula.
  2. Sangrai teri, gula dan kelapa parut, hingga semuanya berwarna kecoklatan. Tambahkan air, masak hingga air kering. Angkat dari api, biarkan asapnya hilang.
  3. Masukkan teri ke dalam mangkok berisi bahan lainnya. Aduk rata.
  4. Hidangkan dengan nasi.

Friday, March 7, 2008

Udang bumbu MAM NEM

Nyoba resep ini, wah... mantapppp abis!!! Rasanya pedas dan asem!! Mirip sama masakan atau sambal Manado deh..


Tapi saya pakai udangnya banyakan, dan pakai udang yang udah dikupas, direbus, dan dibekuin. Di perancis, ya rata-rata udang bukan fresh from the ocean gitu deh, tapi ya modelnya yang udah dimasak atau masih mentah, tapi dibekukan. Dan udang yang saya pakai pun sekitar 300 gram-an lebih.

Nama saus yang saya pakai sih saus MAM NEM, dari Vietnam, yang saya beli di supermarket asia terbesar di Paris. Saya rasa sih, yang dimaksud di situs tersebut, ya sama, abis warnanya mirip-mirip (abu-abu/kuning/hijau), mungkin kalau di Thailand namanya Nam Budoo, kalau di Vietnam ya lain lagi. Abis dua-duanya ya saus ikan yang difermentasi gitu khan? Baunya keras banget, tapi untung Mas Gorilla gak protes. Katanya mendingan bau saus ikan ini dibanding bau terasi.. wahaha.. Saya sih mendingan terasi deh mas :P Tapi sumpeee... biar kata bau, tetep enak banget kok mas!

Saya gak punya daun jeruk purut yang segar dan jeruk nipis, ya saya pakai daun jeruk kering, dan lemon aja.

Bahan:
  • 300 gr Udang yang sudah dikupas, dipotong-potong
  • 3 lembar daun jeruk purut (kaffir, bergamot) kering, dibejek-bejek atau diiris tipis
  • 1 batang sereh, diiris tipis (buang bagian kulit terluar, dan untuk kedua ujungnya, saya gak pakai)
  • 2 cabai merah iris tipis
  • 2 cabai hijau, iris tipis
  • 4 siung bawang merah, iris tipis
  • 1/2 jeruk lemon, diambil jusnya.
  • 2 sdm saus MAM NEM

Cara:
  1. Selain udang dan saus MAM NEM, campur semua bahan dalam mangkok untuk menghidangkan.
  2. dalam penggorengan yang gak terlalu besar, tuangkan saus MAM NEM, biarkan mendidih, masukkan potongan udang. Masak hingga udang matang.
  3. Tuangkan ke dalam mangkok berisi bahan-bahan lainnya.
  4. Hidangkan, masak dengan nasi.

Wednesday, February 27, 2008

Ayam Kunyit dan Nanas

Ini masakan buat orang yang lagi frustasi ditinggal pergi tugas sama orang tercinta. Makanya bikinnya cari yang gampang, cepet pula. Tinggal tumis-tumis, jadi deh...

Bahan:
  • 200 gr fillet ayam, dipotong-potong
  • 4 baso ikan iris tipis-tipis
  • 3 siung bawang merah
  • 1 cabe merah
  • kecap ikan
  • galanga (laos)
  • kunyit
  • gula
  • 1 batang sere
  • daun bawang
  • daun koriander (ketumbar)
  • minyak kacang (boleh diganti minyak biasa) untuk menumis
  • 50 ml air
  • Nanas yang dipotong-potong secukupnya
  • garam
  • merica


Cara:
  1. Tumis bawang dengan minyak kacang, hingga wangi baunya.
  2. Masukkan galanga, kunyit campur rata.
  3. Masukkan potongan ayam dan baso ikan dan serai (sere), masak hingga ayam menjadi putih.
  4. Masukkan air, kecap ikan, gula, garam, merica, nanas, dan masak hingga air tinggal sedikit, taburkan daun bawang, diamkan diatas api sekitar 2 menit.
  5. Tarik dari api, hidangkan dengan menaburkan daun koriander di atasnya.

Tuesday, February 26, 2008

Sup Santan Seafood

Ini resep boleh curang. Pokoknya yang pakai cube kaldu daging, pasti jadinya enak. Dan gampang banget kan bikinnya? Ide diambil dari buku resep Thailand terbitan Periplus. Tapi di resep asli gak pakai bawang-bawangan, dan juga gak pakai daun bawang dan taburan daun koriander, ini mah karangan saya. Metodenya juga udah saya bedain dengan resep asli. Tapi rasanya sedappppp.....thanks to beef stock!!!! Ya laaaa.... knor or maggi.. gak penting, hasilnya sama aja (maksudnya sama enaknya, dan rasanya mirip-mirip..hehehe).

Bahan:
  • 2 siung Bawang merah, iris tipis
  • 1 siung bawang putih, geprak
  • 6 udang galah ukuran sedang
  • 30 gram cumi kecil, dipotong-potong sesuai selera
  • 2 jamur kancing ukuran sedang, iris tipis-tipis
  • 1 batang sereh, ditekuk tekuk
  • 1/2 sdt laos bubuk
  • 200 ml santan kental
  • 400 ml air
  • 3 sdt kecap ikan
  • sari jeruk nipis, dari 1/4 jeruk nipis
  • 2 cabai rawit potong-potong
  • 1 sdt irisan daun bawang
  • 1/2 cube kaldu daging sapi
  • daun koriander untuk taburan


Cara:
  1. Panaskan minyak dalam panci. Masukkan irisan jamur, tumis hingga baunya wangi (saya tumis terus hingga jamur berwarna kehitaman). Masukkan bawang-bawangan, tumis hingga matang.
  2. Masukkan air, santan, cube kaldu, dan kecap ikan, aduk rata.
  3. Masukkan udang, masak hingga setengah matang, kemudian masukkan cumi.
  4. Tambahkan sari jeruk nipis, irisan cabai dan daun bawang.
  5. Tarik dari api, hidangkan dalam mangkuk dengan menaburkan daun ketumbar (koriander) ke atasnya.

Sunday, February 3, 2008

Nasi Gandul


Resep, jelas ngintip dari Femina dong.. Gue kapan sih gak nyontek? hehe...
Perasaan gue, gandul tuh nama tempat di cinere deh, jaman si Mandra dulu sering ribut gitu kan, di angkot, narik-narikin penumpang ke arah gandul..hehe.

Oh ya, saya gak pakai daging sapi, tapi pakai daging kaki kambing atau gigot d'agneau... dan untuk resep, silahkan meluncur sendiri ke sana yaa...

Ravioli Isi Nasi, Udang & Châtagine D'eau


Dulu saya pernah bikin yang mirip. Bisa dibilang sama malah:Rice Spring Rolls. Nah kalau dulu resep karangan, ternyata sodaranya ada di banget di buku resep Marabout Tout Vapeur, tapi bentuk dan bahan-bahannya banyak yang beda dan hasil akhirnya dikukus. Resep di Marabout, gak pakai bahan nasi, tidak pakai jamur, dan tidak pakai udang...hehehe... alias cuman isi sayuran. Karena seperti biasa saya harus menghabiskan beberapa bahan makanan di kulkas daripada busuk, ya sudahlah, saya jadinya emang jarang banget ngikutin resep secara plek plek.... jadi ya saya tambah-tambahin udang-udangan.. malah sayur-sayuran di resep asli malah banyak yang saya gak pakai...hehe.

Ps: Châtaigne d'eau (wah gak ta bahasa indonesia atau inggrisnya apa, tapi yang jelas, bentuk daging dan rasanya mirip sekali dengan bengkuang.. coba klik di sini atau di sini untuk penjelasan lebih lanjut). Buah ini biasanya digunakan di masakan indochina untuk dessert ataupun isi lumpia.
  • 187 gr Châtaigne d'eau
  • 100 gr udang kupas
  • 80 gr nasi
  • 1 bawang bombay
  • 2 siung bawang putih
  • cabe ulek
  • jamur
  • garam
  • merica
  • daun bawang
  • jahe
  • nasi putih yang udah didinginkan semaleman

Sauce cmapur semua bahan:
  • 1/2 sdt minyak wijen
  • 1/2 sdt peanut oil
  • 1 sdt cabai bubuk
  • 1 sdm jeruk nipis
  • 1 sdm kecap asin
  1. tumis bawang-bawang
  2. tambahkan jahe dan daun bawang
  3. masukkan udang dan jamur putih, chataigne d'eau
  4. nasi putih
  5. beri bumbu
  6. selebihnya lihat di resep Rice Spring Rolls.. :)
  7. kukus semua ravioli ini hingga matang

Hidangkan dengan sausnya.

Friday, January 18, 2008

Ayam Masak Mede


Resep diambil dari Le Cordon Bleu Quick Classic. Sorry, takaran gak beraturan...



Sauce:

  • 1 sdm tepung maizena
  • 1 sdm cuka sherry
  • 2 sdm kecap asin
  • 1 sdt cuka
  • 1 sdt gula
  • 1/2 sdt minyak wijen
  • 1 blok kaldu ayam
Methode:
  1. Dalam mangkuk, letakkan potongan ayam, jahe, garam merica, cuka sherry, minyak wijen, putih telur kocok, dan kemudian campur dengan tepung maizena.
  2. Untuk saus, taruh dalam mangkok siapkan 1 sdm air dingin, campur dengan tepung maizena, kemudian tambahkan sisa bahan saus, aduk hingga rata.
  3. Panaskan minyak di penggorengan. Tumis bawang hingga harum, masukkan ayam, masak hingga putih, masukkan jahe, daun bawang, kacang mede dan saus. Masak selama 3-4 menit.

Mie Thai


Ide dasar diambil dari MaraboutChef: Cuisine Thaï pour débutants. Biasa dehhhhh... modif dikit.....
  • 1 atau 2 tahu yang besar, dipotong-potong gede-gede, trus digoreng
  • 200 gr mie telor basah yang sudah direbus
  • 2 siung bawang putih, geprak trus dipotong-potong
  • 2 cabai merah, iris tipis
  • minyak kacang tanah (peanut oil) secukupnya
  • kacang mede
  • 1sdm kecap ikan
  • 2 sdm kecap asin
  • 1 sdm sari jeruk nipis
  • garam dan merica kalau masih belum asin
  • daun ketumbar untuk taburan akhir

  1. panaskan minyak kacang dalam penggorengan
  2. tumis bawang putih dan cabai merah di dalamnya.
  3. masukkan tahu ke dalamnya, tambahkan mie rebus, aduk rata.
  4. Masukkan kacang mede, kecap ikan dan kecap asin, sari jeruk nipis.
  5. Taburkan daun bawang, aduk rata sampai daun bawang setengah layu.
  6. Tarik dari api, hidangkan dengan cara menaburkan daun ketumbar (tambahin bawang goreng asik juga).

    Mie Rebus Pedas Saus Biji Ketumbar Lauk Bebek


    Kalo kemaren bikin mie goreng ya sekarang bikin saingannya dong, ya mie rebus deh tuh. Tapi mie goreng yang kemaren kan juga direbus dulu ya, hehe. Jadi yah, 2-0 buat mie rebus.
    Ide saus diambil dari buku Quick Classics terbitan sekolah masak terkenal Le Cordon Bleu, tapi seperti biasa, passwordnya adalah: "sudah dimodifikasi dikit". Di resep asli, pakai biji ketumbar yang disangrai dulu, kemudian dihancurkan sebelom dijadiin saus. Kalau saya mah malas, langsung tancap bleh. Mantap deh saus ini, gampang pula.. yummm. Karena gak tau mau makannya gimana, ya saya campur aja dengan ide yang ada di kepala, yaitu dengan mie yang direbus di tambah dengan tomat (harus pakai tomat di lemari es sebelom busuk dah tuh..haha).


    Sauce:

    • 1 sdm madu
    • 1 cangkir air
    • 1/2 cube kaldu ayam
    • 1.2 sdt ketumbar bubuk
    • 3 sdm ecap asin

    Bahan lain:

    • 1 buah tomat yang dipotong-potong
    • 1 cabe iris tipis
    • daun bawang yang sudah diiris tipis-tipis untuk taburan
    • 200 gr mie kering
      I
    • risan tipis daging bebek magret (magret de canard kalau gak ada, ya pakai bebek biasa aja kali ye)
    • 1sdm jus lemon

    Methode:
    1. Bikin sausnya dulu, campur semua bahan saus dan rebus sampai mendidih, sisihkan.
    2. Rebus mie kering sampai 3/4 matang (kira-kira), sisihkan.
    3. Dalam penggorengan, goreng tanpa minyak daging bebek magret, sampai minyaknya keluar sendiri.
    4. Tuangkan saus ketumbar ke dalamnya.
    5. Masukkan mie rebus, potongan tomat dan irisan cabai ke dalamnya, aduk sampai rata, dan masak hingga tomat setengah layu,
    6. Taburkan daun bawang, aduk rata, dan tarik dari api.
    7. Hidangkan

    Sunday, January 6, 2008

    Ikan Kukus Cara Thailand


    Ide diambil dari buku 250 Recettes de Cuisine Thailandaise terbitan Jacques Grancher, dengan teknik yang saya contek dari buku Tout Vapeurnya Marabout Chef. Modifikasi sudah banyak dilakukan pada bahan, takaran dan teknik, seperti biasa.


    Bahan:
    • 4 ikan putih tipis yang sudah dikupas
    • 3 siung bawang putih yang di geprak dan di rajang dicampur dengan irisan 3 buah cabai merah
    • laos bubuk secukupnya
    • 2 batang sereh yang di potong dua, kemudian digeprak (saya pakai bubuk)
    • 2 sdt jahe bubuk
    • air jeruk lemon yang dicampur dengan kecap ikan (secukupnya)
    • daun bawang yang diiris tipis-tipis
    • kertas alumunium
    cara:
    1. masukkan semua bahan ke dalam kertas alumunium, dengan cara sebagai berikut:
    2. Bentangkan kertas alumunium, dengan ditekuk sedemikian rupa sehingga tidak datar seluruhnya (bisa menampung cairan).
    3. Letakkan satu lembar ikan tipis di bagian bawah, tuangkan sedikit campuran air jeruk lemon dan kecap ikan, sebagian bawang putih dan cabai, beserta beberapa lembar daun jeruk, daun bawang, sereh dan bubuk jahe. Letakkan satu lembar ikan putih di atasnya, kemudian lakukan hal yang sama dengan bumbu-bumbu (jadinya mirip sandwich ikan dan bumbu, dengan 4 tingkat).


    4. Pindahkan kertas alumunium yang berisi sandwich ikan ini ke dalam tempayan untuk mengkukus (saya tidak menutup kertas alumunium ini, saya biarkan terbuka).
    5. Kukus hingga matang (Ikan jadi tender, daun jeruknya layu, dan bubuk sereh jadi berwarna jauh lebih coklat).
    6. Hidangkan dengan nasi putih, dengan dikuahi sausnya.

    Friday, December 21, 2007

    Rice Spring Rolls



    Gampang dan enak bo! Resep ngarang.

    Untuk Isinya:

    • 2 siung bawang putih geprak dan potong-potong
    • 2 cabai merah iris tipis
    • 1/2 siung bawang bombay, iris tipis
    • 3 jamur kancing ukuran besar
    • 6 batang buncis yang diiris kecil-kecil
    • 1/2 batang wortel yang dipotong kecil-kecil
    • 1 sdt bubuk jahe
    • 1 sdm kecap ikan
    • 2 sdt cuka
    • gula secukupnya
    • udang kupas (tanpa ekor)
    • 1 sdm minyak goreng
    • secubit asam


    Bahan lain:
    • Nasi putih yang dibuat dari 1 cangkir beras
    • kertas nasi vietnam (bahn trang)

    1. Panaskan minyak dalam penggorengan
    2. masukkan jamur, masak sampai layu.
    3. Masukkan bawang-bawang dan cabai
    4. Masukkan sayur-sayuran
    5. Tambahkan kecap ikan dan cuka, aduk. Pada tahap ini, biasanya akan banyak air yang terbentuk dari jamur dan sayur.
    6. Masukkan udang.
    7. Masukkan gula dan secubit asam jawa ke dalamnya, aduk rata.
    8. Keluarkan asam jawa yang masih menggumpal.
    9. Biarkan airnya hilang, tarik dari api, angin-anginkan sampai asap hilang, kemudian campur dengan nasi. (pada tahap ini, udah enak banget loh dimakan pake nasi aja..hehe). Free Image Hosting at www.ImageShack.us
    10. Siapkan kulit Spring Rolls, sesuai dengan petunjuk pemakaian.
    11. Dengan sendok, letakan adonan nasi ke tengah bhan trang. Lipat bagaikan lipatan amplop.Free Image Hosting at www.ImageShack.us
    12. Hidangkan dengan saus pilihan (saya pakai kecap asin, kadang-kadang dicocolin saus tomat atau mustard, enak juga tuh).

      Free Image Hosting at www.ImageShack.us

    Wednesday, December 19, 2007

    Canette Cara Thailand


    Description:
    Lagi pengen makan bebek, tapi kangen dengan gaya thailand, yang pakai kecap ikan itu loh. Resep asli dari buku Marabout Chef, Cuisine Thai pour débutants, tapi semua sudah saya modif. Penggunaan bebek gak mutlak, bisa juga digunakan untuk udang, misalnya. Hasilnya, sama enaknya kok.

    Ingredients:


    • 2 paha bebek betina muda atau canette (ya kalau nggak ada, ya bebek aja kali ye)
    • 1 sdm oyster sauce
    • 1 sdm kecap ikan
    • 1 sdm gula jawa yang sudah ditumbuk
    • 1 cubitan asam jawa
    • 1 sdt jahe bubuk
    • 1 sdm minyak olive
    • 2 siung bawang putih digeprak dan dipotong kecil-kecil
    • 1 sdt cabe ulek
    • 1 sdm daun bawang iris
    • beberapa lembar daun koriander untuk taburan
    • banyak air (sekitar 500 ml)


    Directions:


    1. panaskan minyak olive di dalam penggorengan, masukan bawang dan jahe bubuk, masak hingga harum.
    2. Tambahkan cabai ulek.
    3. Masukkan daging bebek goreng hingga berubah warna
    4. Tambahkan saus oyster, kecap ikan, dan gula jawa, aduk rata.
    5. Tambahkan air.
    6. Masukkan asam jawa.
    7. Biarkan dalam api kecil, masak hingga air abis, tinggal sausnya yang bersisa.
    8. Masukkan daun bawang. Masak hingga daun bawang agak layu.
    9. Angkat dari api, hidangkan dengan cara menaburkan daun koriander.

    Monday, October 1, 2007

    Tom Yam Goong à la sparklingcosmic


    Yup.. somewhere over the rainbow God bless Thailand..hehehe.. karena mereka menciptakan makanan sup yang super enak ini. Hmmm.. terlepas nih, apakah Tom Yam Goong asli dari Thai, atau dari negara Indo China lainnya, karena setau saya, soup macam ini tidak hanya ada di Thai, tapi juga di negara tetangganya. Tapi karena Thai yang mempopulerkannya, bisa jadi ya, asal sup ini dari Thai. Eits... apakah Malaysia yang mengaku mempopulerkan batik dan angklung, dan juga lagu manise (eits.. panas!!), bisa memproklamirkan bahwa mereka adalah pencipta itu semua?.. hmmm.... Ya wis.. orang boleh ngeklaim macem-macem. Tapi biarkan ilmu antropologi dan sejarah yang bicara yaa. Ngomong-ngomong tempeh dan broncos itu asli jawa loh..hehe.. orang jepang jangan coba-coba ngeklaim tempeh loh ya!

    Begini kira-kira resep tom yam goong bikinan saya malam ini:
    • 400 grm udang ukuran sedang (yang saya punya udah dikupas, direbus dan udah beku dari tokonya, saran saya, kalau anda pakai udang yang belum dikupas, biarkan masak utuh, tapi kalau gak suka, ya kupas kulitnya).
    • 4 siung bawang merah, haluskan
    • 2 siung bawang putih, haluskan
    • 2 sdm sereh bubuk (saya pakai sereh asli yang saya hancurkan, kemudian saya bekukan di freezer)
    • 1 sdt atau sesuka hati, bubuk cabai kering
    • 1 sdt terasi
    • 1,5 sdt galanga (laos)
    • 2 lembar daun jeruk
    • jus lemon dari seperempat buah lemon
    • 600 ml air
    • 300 grm jamur kancing, potong melintang, tebal
    • saus/kecap ikan secukupnya
    • minyak goreng secukupnya
    • garam secukupnya


    Cara:
    1. panaskan minyak goreng
    2. masukkan bawang, sereh, galanga, daun jeruk, terasi. Aduk rata, sampai wangi.
    3. Masukkan jamur dan udang dan cabai bubuk, masak hingga udang sedikit matang.
    4. tambahkan kecap ikan, aduk rata
    5. tambahkan air
    6. biarkan masak dengan api kecil, aduk terus, jaga agar jangan sampai mendidih hingga sup tidak menjadi berbusa.
    7. masukkan jus lemon dan garam secukupnya (tambahkan merica bila dirasa perlu)
    8. Hidangkan panas (bisa tambahkan potongan daun koriander)
    Nah, ternyata, tom yam yang melenceng dari jalur ini benar-benar berasa nikmat. Tau sendiri deh, apa maksud kalimat pembuka saya di atas... sama seperti kata saya dulu-dulu.. Tuhan memberkati Jepang karena sushinya, dan juga perancis karena foie grasnya. Oh yea!

    Ngomong-ngomong, Tom Yam Goong kok seperti daging asem atau sayur asem kita ya... cuman sayur asem emang rada anyep ya rasanya, hehe.

    Thursday, August 9, 2007

    KARE KAMBING TABUR DAUN BASILIC



    Ide resep saya ambil dari buku 250 Recettes de Cuisine Thailandaise (Grancher, 1995). jadi masakan Thailand nih ceritanya. Tapi seperti biasa, saya simplekan resepnya, jadi memadai
    banget untuk orang yang lagi males banget masak, atau keburu-buru. Di resep asli ada tahap-tahap merendam cabe, memanggang bahan halus sebelum diblender, dan lain sebagainya. Saya males ngikutinnya. Bikinnya gampang kalau punya blender untuk ngegilas bumbu. Di Indonesia kira-kira ada gak ya, kare kambing kayak gini?

    Porsi untuk 2 orang

    • 300 gr daging kambing potong tipis
    • 400 ml santan kental atau cair, terserah
    • garam
    • merica
    • 1 lembar daun jeruk
    • irisan daun basilic secukupnya, diiris-iris atau potong-potong (jumlahnya sesuai selera.. menurut saya 4 lembar cukuplah)
    bumbu halus, blender:
    • 4 siung besar bawang merah
    • 2 siung bawang putih
    • 1,5 sdt terasi
    • 1 buah tomat
    • cabai terserah
    • 2 sdt laos bubuk
    • 2 sdm serai bubuk
    Cara:
    1. Tumis bumbu halus dan daun jeruk dengan minyak goreng yang cukup, hingga harum.
    2. Masukkan potongan daging kambing. Masak hingga tiga perempat matang.
    3. Tuangkan santan, masak sebentar hingga daging matang. Taburkan daun basilic, aduk-aduk sebentar, kemudian angkat dari api.
    4. Hidangkan, makan denga nasi.
    Ps: Bisa ditambahkan gula dikit, bila ingin rasanya rada manis.

    Monday, August 6, 2007

    SALAD REBUNG DENGAN JUICE YANANG

    Resep Laos yang saya dapat dari buku resep LAOS (Orphie, 2006). Salade ini emang rada unik, karena rebung direbus dengan juice yanang, yang saya juga gak tau tuh gimana ngejelasinnya. Coba di google aja kali ya, definisinya apa. Terus terang, saya gak terlalu suka sama baunya juice yanang, abis bau anyep daun banget deh. Setelah direbus, rebung berubah warna, menjadi hijau kehitaman, persis seperti warna daun yanang. Tapi mungkin extract yanang ini sangat menyehatkan abis baunya mengingatkan gue sama ramuan jamu mana gitu. Extract ini bisa dibeli di toko asia.

    Bikin salade ini, mayan gampang, soalnya saya cuman pake produk kaleng-kalengan doang sih yang praktis (gak tau deh besok-besok efek sampingnya apaan, karena kebanyakan makan-makanan kaleng).

    Resep asli pakai daging babi cincang, saya ganti pakai tuna. Resep untuk dua orang (yang merindukan kurus dan paha kecil..hehehe). Jahe tumbuk saya ganti dengan jahe bubuk.

    Bahan:
    • 150 gr rebung diiris tipis (saya beli kalengan, udah males ngiris-ngirisnya)
    • 130 gr daging ikan tuna (kalengan juga)
    • 400 ml juice yanang (saya beli kalengan)
    • 2 siung bawang merah ukuran besar (4 siung kalau kecil ukuran bawangnya)
    • 2 siung kecil bawang putih
    • 1 cabai merah
    • jus citron, yang diperes dari setengah buahnya
    • 1 sdm biji sesame panggang
    • 1/2 sdt jahe bubuk
    • garam secukupnya
    • 1 cube kaldu ayam (saya pakai 1/2nya aja)
    • 1 sdm kecap ikan
    • 1/2 bawang bombay iris tipis (saya gak pakai)
    • daun mint secukupnya (saya gak pakai)
    • daun koriander (saya gak pakai)
    • kacang tanah panggang, ditumbuk (saya gak pakai)


    Cara:
    1. Dalam sebuah panci, rebus rebung dengan juice yanang, garam sedikit, dan kaldu ayam selama setengah jam, tiriskan bila masih ada airnya.
    2. Tumbuk bawang merah putih beserta cabai, tumis, masukkan daging ikan tuna. Aduk hingga masak.
    3. Dalam mangkok salade, campur rebung dan tuna, berikan jus citron.
    4. Masukkan kecap ikan, biji sesame, kacang dan jahe. Campur.
    5. Masukkan daun koriander, mint dan bawang bombay iris.
    6. Hidangkan.

    juice yanang dalam kaleng


    Ps. Kritik, saran, komen, silahkan PM saya saja. Saya membuka diri buat kritik.


    Tuesday, July 24, 2007

    PAD THAÏ


    Terus terang, gak terlalu suka sama mie pucet-pucet. Mie, menurut gue, ya harus ada kecap manisnya buat warna dan rasa (Indonesia banget kan, doyan kecap manis!). Tapi ya udah deh, test-test resep jalan terus lah yaw...Ide Resep diambil dari buku Cuisine Thaï pour debutants (Marabout Chef, 2006). Resep direduksi untuk porsi dua orang sajah. Aduh terus terang ya, kalo disuruh bikin ini lagi, gue rada males deh.. untuk ukuran masakan Thailand, ini rada2 ribet buat gue... bumbunya banyak betul.. Halah, kayak masakan Indonesia gak ribet dan bumbunya banyak ajee....

    Bahan:
    • 20 gr asam jawa
    • air mendidih
    • 1 sdm gula jawa halus
    • 40 ml saus cabe manis thailand
    • 40 ml saus ikan
    • 137 gr mie (dari beras) putih, persis kayak mie buat kwetiaw, tapi kecilan lagi dikit (saya malah pake yang besar.. ).
    • 200 gr udang ukuran sedang, kupas, biarkan buntutnya
    • 1 radish putih yang diiris tipis dan digarami (saya gak punya, pakenya turnip, semacam lobak, satu biji, potong kecil-kecil)
    • 1 sdt bubuk jahe
    • 1 cabai merah diiris tipis
    • 2 sdm ebi kering
    • 2 telur kocok
    • 2 daun bawang yang diiris (ini sebetulnya gue gak tau apaan, karena bahasa perancisnya dibilang tige d'oignon vert - batang bawang hijau? Saya gak pakai)
    • 100 gr toge
    • daun ketumbar segar secukupnya
    • 1 jeruk nipis dipotong empat
    • Kacang tanah panggang

    Cara:
    1. Rendam asam jawa dalam air mendidih, lewat saringan diremas-remas agar dapat cairan asamnya. Sisihkan.
    2. Campur gula, saus cabe, saus ikan dalam mangkok kecil, masukkan air asam. Sisihkan.
    3. Masukan mie ke dalam suatu mangkok besar, masukkan air mendidih, biarkan sampai melunak, tiriskan.
    4. Dalam blender, masukkan radish putih (turnip), ebi, jahe dan cabe, blender sampai kentel.
    5. Panaskan minyak dalam penggorengan, masak campuran turnip, jahe, ebi tadi.
    6. Masukkan udang, sampai berubah warnanya.
    7. Masukkan telur kocok, aduk terus jangan berhenti.
    8. Masukkan mie, campuran asam jawa, toge, dan batang bawang hijau.
    9. Masak hingga semua tercampur rata dan panas, kemudian tarik dari api.
    10. Hidangkan dengan daun ketumbar, kacang tanah panggang yang ditaburkan di atasnya. Tambahkan perasan jeruk nipis bila suka.

    Wednesday, July 18, 2007

    TELOR MENANTU (BLADO TELOR THAILAND)


    Bentuknya gak jauh beda kok dari blado telornya kita.Terjemahan sebetulnya sih Son in Law Eggs. Kenapa namanya aneh, saya gak tau juga ya. Resep diambil dari Authentic Thai Recipes (Periplus, 2000). Yah modifikasi dikit-dikit lah seperti biasa:
    Bahan:
    • 4 buah telur rebus (kalo saya sih direbus sampe matang, tapi kalau resep aslinya ya direbus empat menit saja), kupas.
    • 2 sendok makan kecap ikan
    • gula jawa halus, secukupnya
    • 1 cubitan kecil asam jawa
    • 1 sdm pasta cabe (saya pakai cabe hijau, lagi gak punya yang merah)
    • daun ketumbar iris (saya gak pakai karena gak punya)
    • Minyak goreng untuk deep fried
    Haluskan:
    • 2 siung bawang putih
    • 4 siung bawang merah


    Cara:
    1. Pertama-tama kita goreng dulu telurnya, panaskan minyak sampai panas benar, kecilkan api, masukkan telurnya, goreng selama 2 atau 3 menit, sampai rada coklat (sebetulnya ada cara goreng telur mbak estherlita biar bagus kulitnya, tp saya lagi malas ngubek-ngubek net, jadi yah goreng seadanya saja nih). Sisihkan.
    2. Panaskan sedikit minyak di penggorengan goreng bawang merah dan putih sampai rada layu, masukkan kecap ikan, sedikit air (sekitar 30ml), asam jawa, gula jawa, cabai. Goreng sampai gula cair. Angkat dari api.
    3. Hidangkan dengan cara saus dituangkan ke atas telur yang sudah di belah dua. Taburkan daun ketumbar di atasnya.

    Sorry nih, kalo penampilan kurang oke...hehehe... karena motongnya sembrono gitu deh... tapi rasa lumayan kok.